MAMAKU HEBAT
Anak lelaki saya yang kedua, kalau sudah kesal sering nyeletuk, "papiku sayangku ... papiku sayangku"... sambil geleng-geleng. Lalu menjelaskan alasan-alasan atas perbuatan yang dia lakukan tetapi aku larang.
Rasanya kalimat yang sama sering ingin aku ucapkan kala berinteraksi dengan mama yang sudah tua dan berpola pikir feodalis. Sulit untuk melawan opininya yang terkadang salah. Tapi apa daya pangkatnya lebih tinggi dari aku. Niat baik untuk tinggal serumah agar dekat dengan mama, sering menjadi tantangan bagiku untuk belajar sabar. Kalau kata orang pontianak, istilah yang dipakai adalah "Belajar telan pisau makan pedang" demi kebaikan.
Semua urusan sampai ke hal terkecil, mama selalu mau tahu dan ikut campur mengatur. Memang tujuannya baik untuk membantu, tetapi terkadang membuat emosi jiwa dan hilang separuh nafas ku untuk menjawab pertanyaan pertanyaan yang kadang gak perlu ...
Semua urusan sampai ke hal terkecil, mama selalu mau tahu dan ikut campur mengatur. Memang tujuannya baik untuk membantu, tetapi terkadang membuat emosi jiwa dan hilang separuh nafas ku untuk menjawab pertanyaan pertanyaan yang kadang gak perlu ...
begitulah kiranya kondisi secara garis besar hubungan ibu dan anak ... kalau ibunya feodalis maka anak akan terjajah .. Bila anak melawan terjadilah perang kemerdekaan :)
mamaku hebat ... mamaku kuat
Comments
Post a Comment